Buku Panduan Kanker

Mangosteen Treatment for Cancer

Pengobatan Kanker dengan obat herbal alami kini makin banyak direkomendasikan oleh para pakar kesehatan maupun kalangan masyarakat luas.

Lalu bagaimanakah cara kerja Jus Kulit Manggis dapat mengobati penderita kanker?

How It Works

Berbagai penelitian (Various studies) menunujukkan bahwa phytoceuticals di dalam kandungan Manggis (in some cases known to be its xanthones) adalah diketahui sebagai Xanthones mengandung : anti-tumor (shrinks tumors), anti-leukemia, antifungal (critical for all cancer patients), antibacterial (to protect DNA), antioxidants (at least two dozen different kinds of xanthones are in the mangosteen fruit), antiproliferation, kills cancer cells and causes apoptosis (programmed cell death) dapat membasmi / membunuh sel kanker, for some types of cancer. This is a pretty impressive list of cancer credentials!

Mangosteen Treatment

In keeping with the superb anti-cancer properties of many kinds of fruits, especially grapes and berries, mangosteen can be added to this exclusive list.

Tumbuhan Manggis (Garcinia mangostana L.) tumbuh di Thailand, Cambodia, Vietnam, Indonesia, India and beberapa negara lain.  Dari berbagai penelitian ilmiah dari buah Manggis didapati sekira setengah lusin Xanthones dari 2 lusin buah ini.  Xanthones di dalam Manggis telah diteliti, mengandung manfaat yang sangat banyak, seperti  kandungan xanthone phytoceuticals/antioxidants. yang mana, Manggis juga mengandung: catechins, polyphenols, minerals and vitamins.

Sebagai Anti Oksidan, manggis adalah sangat tinggi dibandingkan dengan tumbuhan lain:

* “Penelitain Laboratorium terbaru yang dikenal dengan ORAC (Oxygen Radical Absorbance Capacity) juga menunjukkan bahwa di dalam 1 ons dari  Jus Manggis terdapat kandungan 20 to 30 kali kemampuannya untuk menangkap  radikal bebas dibandingkan dengan 1 ons kebanyakan  buah dan sayur yang ada selama ini.  Tes / pengukuran ORAC adalah sebuah lembaga penelitian internasional yang telah diakui dunia dan sangat akurat  cara terbaik untuk mengukur kandungan dan kemampuan anti oksidan  pada buah dan sayuran tertentu untuk menangkal dan menangkap radikal bebas.  Semakin tinggi nilai ORAC, semakin tinggi pula manfaat makanan itu bagi tubuh.”

Important Comments :

Peringatan Penting: Dari fakta bahwa ada juga pasien kanker yang mengalami kerusakan liver, dari seringnya chemotherapy, dan dosis yang tinggi dari produk ini bisa, dalam kasus yang tidak lazim,  berkontribusi atas kerusakan liver; dosis dari produk ini seharusnya tidak melebihi 3 or 4 ounces sehari. Dan bagi yang telah mengalami kerusakan liver harus menghindari  produk ini.

Serbuah pengobatan alternatif terhadap kanker haruslah mengikuti panduan dan informasi yang lengkap. Janganlah lupa untuk mempelajari panduan lengkap untuk semua tingkatan,  Stadium I, II and III pasien kanker dan panduan pengobatan lengkap  untuk Stadium IV pasien kanker:
Treatment For Stage I, II and III Cancer Patients
Treatment For Stage IV Cancer Patients

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *